Malang — Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia dalam ajaran Islam. Pada bulan yang penuh berkah ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai ibadah seperti puasa, salat, sedekah, dzikir, serta membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Ramadhan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia, sehingga umat Islam berlomba-lomba menghidupkan Ramadhan dengan berbagai kegiatan ibadah dan kajian keislaman.
Semangat menghidupkan Ramadhan tersebut juga terlihat dalam kegiatan Haflatul Qiroah dan kajian taklim Ramadhan yang diselenggarakan oleh Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz (JQH) PC Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi ajang syiar Al-Qur’an sekaligus wadah bagi para qari’ dan qari’ah terbaik untuk menampilkan kemampuan tilawah mereka. Para peserta yang tampil merupakan qari’ dan qari’ah berprestasi yang pernah meraih penghargaan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an mulai dari tingkat kota hingga tingkat internasional.
Pada kegiatan yang berlangsung Minggu, 15 Maret 2026 di Pesantren Mambaul Ulum Saptorenggo, Kabupaten Malang, salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari Muhammad Iqbal Hafiz Habibullah. Ia merupakan siswa kelas V MI Nurul Huda 1 Malang yang turut tampil dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Hafiz tampil dengan penuh percaya diri membawakan tilawah Al-Qur’an di hadapan para mustami’. Penampilan ini menjadi yang kelima kalinya bagi Hafiz dalam kegiatan Haflatul Qiroah dan Safari Ramadhan. Menariknya, Hafiz juga tercatat sebagai qari’ termuda yang tampil dalam kegiatan tersebut.
Meski masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah, Hafiz mampu menunjukkan kualitas tilawah yang sangat baik. Suara merdu, penguasaan maqamat, serta penghayatan dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an berhasil memukau para hadirin. Para mustami’ pun memberikan apresiasi dan pujian setelah Hafiz menyelesaikan tilawahnya.
Pada kesempatan terpisah, Kepala MI Nurul Huda 1 Malang menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas penampilan Hafiz. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan oleh madrasah serta dukungan penuh dari keluarga.
“Madrasah berupaya mengoptimalkan bakat dan potensi peserta didik di berbagai bidang, termasuk dalam bidang tilawah Al-Qur’an. Hafiz telah menemukan passion-nya dalam tilawah, dan dengan kerja sama yang baik antara orang tua dan madrasah, insya Allah ia dapat terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” ujarnya.
Beliau juga berharap keberhasilan Hafiz dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan bersemangat dalam mempelajari serta melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Penampilan Hafiz dalam Haflatul Qiroah Ramadhan ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu tampil percaya diri dalam syiar Al-Qur’an. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan akan lahir semakin banyak generasi Qur’ani yang tidak hanya mencintai Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengharumkan nama lembaga dan daerah melalui prestasi di bidang tilawatil Qur’an. (By Im-SyMinuhu1.Mlg)

