MI Nurul Huda 1 Kota Malang menerima kunjungan istimewa dari Neng Daris Salamah Elmi Putri Sibron pada hari Sabtu (15/11/2025) yang berasal dari Kuala Lumpur Malaysia. Beliau adalah Mahasiswa yang sedang menempuh S3 dengan Program Studi PhD Student in Clinical Psychology di Eotvos Lorand University, Budapest, Hungary, Eropa. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari ketertarikan beliau terhadap profil dan prestasi MI Nurul Huda 1 sebagai salah satu madrasah paling diminati masyarakat di Kota Malang.
Ketertarikan tersebut bermula dari perjalanan Kepala Madrasah MI Nurul Huda 1 bersama Ketua LP Ma’arif Kota Malang dalam rangka kunjungan ke Malaysia. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah lembaga pendidikan milik Ibu Mimin Mintarsih, sahabat Ibu Dr. Ulfa Muhayani, Dosen dan Kaprodi MPI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ibu Mimin dan Ibu Ulfa sendiri merupakan sahabat lama sejak mondok di Pesantren Tambakberas Jombang. Dalam rombongan saat itu juga hadir Prof. Dr. Nur Ali, M.Pd Ketua PCNU Kota Malang yang juga alumni pesantren yang sama.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapati bahwa Ibu Mimin mengelola 76 sanggar pendidikan dengan ratusan murid anak-anak “undocumented”, yaitu anak-anak yang tidak memiliki dokumen resmi di Malaysia. Mereka umumnya adalah anak dari pasangan Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang menikah dengan sesama pekerja migran asal Pakistan atau Bangladesh, sehingga mengalami kesulitan administrasi kewarganegaraan.
Sanggar pendidikan ini menampung anak pada jenjang tingkat dasar/SD (paket A) sampai lulus SD. Siswa yang telah lulus ini kemudian disekolahkan di Indonesia dengan bekerjasama dengan Kemdikdasmen sampai lulus SMA atau Perguruan Tinggi (PT). Dan setelah mendapatkan dokumen resmi dari Indonesia, mereka kembali ke Malaysia atau tinggal dengan keluarga di Indonesia.
Salah satu putri Ibu Mimin, Ning Daris Salamah, yang kini menempuh studi S-3 bidang pendidikan di Hongaria, tengah mempersiapkan penelitian disertasinya tentang Mindful Learning pendekatan pembelajaran berbasis kesadaran diri, yaitu proses belajar yang dilakukan secara sadar, fokus, dan penuh perhatian.
Saat mendengar bahwa MI Nurul Huda 1 merupakan lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif NU, Ning Daris tertarik melakukan observasi langsung. Setelah melakukan peninjauan dan mempertimbangkan berbagai aspek, beliau kemudian menetapkan MI Nurul Huda 1 Kota Malang sebagai satu-satunya objek penelitian disertasinya. Penelitian lapangan akan dilaksanakan secara bertahap selama kurang lebih 1–2 minggu.
Ketertarikan Ning Daris semakin kuat karena MI Nurul Huda 1 dikenal sebagai madrasah dengan “rekam jejak prestasi yang sangat membanggakan”, sekaligus menjadi “salah satu lembaga pendidikan paling diminati masyarakat”. Hal ini dibuktikan dengan jumlah siswa yang menjadi salah satu yang terbanyak di Kota Malang.
Kunjungan dan rencana penelitian ini menjadi kehormatan bagi MI Nurul Huda 1, sekaligus memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menarik perhatian akademisi internasional. (By Im-SyMinuhu1Mlg)

