Kota Malang, 22 September 2026 — MI Nurul Huda 1 Malang kembali menerima kunjungan dalam rangka berbagi praktik baik pengelolaan madrasah. Kali ini, kunjungan datang dari MI Muhammadiyah Manarul Islam (MIM Manis) yang berada di kawasan Sawojajar, Kota Malang.

Kepala MIM Manarul Islam, Ustadz Rahman Hardiansyah, hadir bersama salah satu pengurus Muhammadiyah Islamic Center Manarul Islam, Bapak Imam Supeno. Kunjungan tersebut secara khusus bertujuan untuk menggali lebih dalam praktik pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diterapkan di MI Nurul Huda 1 Malang.
Dalam sambutannya, Rahman menyampaikan ketertarikannya untuk mempelajari pengelolaan SDM di MI Nurul Huda 1 Malang. Menurutnya, dengan jumlah peserta didik yang mencapai lebih dari 700 siswa, madrasah tetap mampu menunjukkan suasana kerja yang kompak, tertib, dan disiplin.

“Saya tertarik mendalami manajemen SDM di sini. Saya melihat muridnya lebih dari 700, tetapi terlihat kompak dan disiplin,” ungkap Rahman yang baru sekitar satu tahun mengemban amanah sebagai kepala madrasah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing dan diskusi yang berlangsung dalam suasana santai, terbuka, dan penuh semangat untuk saling belajar. Berbagai hal terkait pengelolaan GTK, kedisiplinan, sistem presensi, evaluasi kinerja, hingga tindak lanjut pembinaan SDM menjadi bagian dari pembahasan.
Kepala MI Nurul Huda 1 Malang, Munir, S.Ag., menjelaskan bahwa kedisiplinan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun budaya kerja di madrasah. Sistem yang diterapkan tidak hanya mengandalkan aturan, tetapi juga didukung dengan pencatatan, evaluasi, dan tindak lanjut yang konsisten.
“Untuk membangun kedisiplinan guru, kami tidak memberikan toleransi terhadap keterlambatan. GTK harus sudah berada di madrasah maksimal pukul 06.25 WIB. Ketika melewati batas waktu tersebut, presensi akan tercatat terlambat. Data presensi melalui fingerprint kemudian kami rekap, evaluasi, dan ditindaklanjuti,” jelas Munir.
Dalam kegiatan tersebut, Munir didampingi oleh jajaran koordinator bidang, yaitu Koordinator Bidang Humas dan SDM, Koordinator Bidang Akademik, serta Koordinator Bidang Pembelajaran Al-Qur’an. Kehadiran para koordinator tersebut membuat diskusi semakin kaya karena peserta kunjungan dapat menggali berbagai praktik pengelolaan madrasah dari perspektif dan bidang yang berbeda.
Sementara itu, Imam Supeno menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan MI Nurul Huda 1 Malang dalam berbagi pengalaman dan praktik pengelolaan SDM.
“Terima kasih. Hari ini saya mendapatkan penjelasan tentang praktik baik yang memang saya butuhkan,” ungkapnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Tidak sekadar menjadi ajang berbagi informasi, kunjungan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun jejaring dan saling menguatkan antar-lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah.
Kegiatan akhirnya ditutup ketika azan Zuhur berkumandang. Para peserta mengakhiri pertemuan dengan doa kafaratul majelis, membawa pulang berbagai catatan dan inspirasi dari praktik baik yang telah dibagikan. (by_munirminusa)

