Malang, 14 September 2026 — Belajar sains menggunakan bahasa Indonesia merupakan hal yang lazim dijalankan di madrasah. Namun, bagaimana jika pembelajaran sains dilakukan dalam bahasa Inggris sejak kelas 1? Inilah salah satu keunggulan yang dihadirkan oleh International Class Program (ICP) MI Nurul Huda 1 Malang.
Melalui program ICP, para murid dibiasakan untuk mempelajari berbagai pengetahuan, termasuk sains, dengan menggunakan bahasa Inggris. Pembiasaan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mempersiapkan generasi yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan berbahasa internasional, serta wawasan global.
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, peningkatan kompetensi guru menjadi perhatian penting bagi MI Nurul Huda 1 Malang. Meskipun para guru telah memiliki bekal dan pengalaman yang memadai dalam melaksanakan pembelajaran, semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri senantiasa ditanamkan.
Hadirkan Native English Coach melalui Kerja Sama dengan Mentari Group
Semangat peningkatan kualitas tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026. Bekerja sama dengan Mentari Group, MI Nurul Huda 1 Malang menghadirkan seorang English coach, Mr. Dr. Dominggo Alberto, Jr., untuk memberikan pendampingan dan penguatan kemampuan guru dalam pembelajaran berbahasa Inggris.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang menarik dan penuh antusiasme. Mr. Dr. Dominggo Alberto, Jr. menyampaikan materi dengan penyajian yang apik, komunikatif, dan interaktif. Penggunaan bahasa Inggris yang jelas, didukung intonasi yang baik, membuat peserta semakin mudah mengikuti materi yang disampaikan.
Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para guru untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, serta mendapatkan pengalaman belajar langsung dari coach yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
Mendorong Guru Berwawasan Global
Korbid International Class Program (ICP) MI Nurul Huda 1 Malang, Mr. Harindra Ritvan Wardana, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dalam mendukung pengembangan kualitas guru dan keberlangsungan program ICP.
“Kegiatan ini sangat penting agar wawasan guru meningkat dan lebih mendunia, salah satunya dengan mendatangkan narasumber bule atau penutur bahasa aslinya.”
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran ICP yang berkualitas. Guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan mengajar yang baik, tetapi juga perlu terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris agar mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan bermakna bagi para murid.
Kepala Madrasah: Antusiasme Guru Menjadi Harapan Baik bagi ICP
Senada dengan hal tersebut, Kepala MI Nurul Huda 1 Malang, Munir, S.Ag, yang turut mengikuti kegiatan, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para guru dalam mengikuti pembinaan.
Ia merasa senang melihat antusiasme guru-guru yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan keinginan untuk terus belajar.
“Guru-guru sangat antusias, haus akan ilmu yang disampaikan. Ini sangat bagus. Semangat guru nampak dalam kegiatan ini. Ini menjadi harapan baik bagi madrasah, khususnya ICP ke depannya.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan kompetensi guru bukan sekadar kegiatan peningkatan kemampuan, melainkan bagian dari investasi penting bagi masa depan madrasah.
Kegiatan penguatan kompetensi guru bersama Mentari Group ini menjadi salah satu langkah nyata MI Nurul Huda 1 Malang dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan. Melalui guru-guru yang terus berkembang, madrasah optimis dapat menghadirkan pembelajaran ICP yang semakin berkualitas, inovatif, dan berwawasan global. Pembiasaan penggunaan bahasa Inggris sejak dini diharapkan mampu membekali para murid dengan kepercayaan diri dan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan masa depan.
MI Nurul Huda 1 Malang terus berkomitmen untuk tumbuh, belajar, dan memberikan yang terbaik bagi generasi masa depan. (by.ImsyMinuhu1Mlg)

