13 Santri MI Nurul Huda 1 Malang Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda di Stadion Gajayana

13 Santri MI Nurul Huda 1 Malang Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda di Stadion Gajayana

Perjuangan Panjang Berbuah Kebanggaan, Pramuka Siaga MI Nurul Huda 1 Malang Tunjukkan Prestasi Gemilang

 

Malang, 14 September 2026 — Perjuangan panjang dan kerja keras akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Sebanyak 13 santri Pramuka Siaga MI Nurul Huda 1 Malang resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Malang.

Pengukuhan tersebut berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, bertepatan dengan Upacara HUT ke-65 Gerakan Pramuka yang digelar secara kolosal di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan santri meraih pencapaian terbaik dalam kegiatan kepramukaan.

 

Perjuangan Panjang Menuju Pramuka Garuda

Menjadi Pramuka Garuda bukanlah proses yang dapat ditempuh dalam waktu singkat. Para santri harus melalui berbagai tahapan pembinaan, menguasai keterampilan kepramukaan, serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Selama berminggu-minggu, 13 santri bersama pembina Pramuka MI Nurul Huda 1 Malang, Sumariyono, berjuang mempersiapkan diri untuk mencapai prestasi tersebut.

Kepala MI Nurul Huda 1 Malang, Munir, S.Ag., yang turut mendampingi proses pengukuhan, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para santri dan pembina.

 

“Menjadi Pramuka Garuda adalah perjuangan berat dan panjang. Mereka bersama pembinanya, Sumariyono, berjuang siang dan malam untuk menempuhnya. Berbagai keterampilan dan kemampuan harus dikuasai,” ungkap Munir.

 

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan para orang tua santri.

 

“Sering kali pada malam hari, orang tua berkumpul untuk mendapatkan briefing dari pembina Pramuka. Mereka juga harus mengumpulkan berbagai dokumen yang dipersyaratkan dalam waktu yang telah ditentukan,” lanjutnya.

 

Keterlibatan orang tua menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung proses pembinaan santri hingga berhasil meraih predikat Pramuka Garuda.

 

Apresiasi Pembina: Lelah Terbayar dengan Kebahagiaan

Pembina Pramuka MI Nurul Huda 1 Malang, Sumariyono, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberhasilan 13 santri yang dibimbingnya.

“Alhamdulillah, Pak. Lelah kami selama ini terasa lega setelah mengantarkan 13 anak mencapai Pramuka Siaga Garuda,” ungkap Sumariyono.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa besar perjuangan dan dedikasi yang telah diberikan oleh pembina bersama para santri. Berbagai latihan, pendampingan, dan persiapan dilakukan secara konsisten untuk memastikan para santri mampu menyelesaikan setiap tahapan dengan baik.

 

13 Santri Pramuka Garuda Diumumkan dalam Upacara Bendera

Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas prestasi yang telah diraih, 13 santri Pramuka Garuda MI Nurul Huda 1 Malang diumumkan secara resmi dalam Upacara Bendera pada Senin, 14 September 2026. 13 Santri Pramuka Garuda adalah :

  1. Taqwim Asyfa Maulana (4C)
  2. Achmad Faiz Akbar (5C)
  3. Muhammad Irsyam Al Madani (4D0
  4. Muhammad Rafa El Azzam (5C)
  5. Muhammad Rafi El Azzam (5C)
  6. Arga Brilliant Chanakya Dewaruci (5D)
  7. Farras Hasyim Ahmad (4A-ICP)
  8. Ananda Alfiansyah Azhar (5C0
  9. Shakila Rahma Khumaira (4D)
  10. Fatimatus Zahro (4D)
  11. Aqilla Syafa Al Husna (4A-ICP)
  12. Anindita Keysa Zahra (4D)
  13. Haura Nazhifa Putri Asya (4B)

 

Pengumuman tersebut disambut dengan penuh kebanggaan oleh keluarga besar MI Nurul Huda 1 Malang. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kedisiplinan, dan berani meraih prestasi di berbagai bidang. Keberhasilan 13 santri tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah, sekaligus bukti bahwa pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan terus memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik.

 

Membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia bukanlah pekerjaan instan. Dibutuhkan proses panjang, pembiasaan, keteladanan, serta pendampingan yang berkelanjutan.

 

Di tengah arus modernisasi yang semakin berkembang, gerakan kepramukaan tetap memiliki peran penting sebagai wadah pembentukan karakter dan keterampilan generasi muda.

Melalui kegiatan kepramukaan, para santri belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang berkarakter dan berakhlak mulia.

 

Prestasi 13 Pramuka Garuda MI Nurul Huda 1 Malang menjadi bukti bahwa pembinaan karakter yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan generasi unggul.

 

Tidak hanya prestasi di bidang kepramukaan, pada kesempatan yang sama MI Nurul Huda 1 Malang juga turut mengapresiasi tiga santri yang berhasil meraih kejuaraan dalam berbagai perlombaan pada pekan ini.

Ketiga santri tersebut adalah:

  1. Earlyta Septa Khaliqa Dzahin, Juara 3 Tahfidz Quran ‎Tingkat   Malang Raya dengan  penyelenggara Lare Sae Organizer / Modello Galery
  2. Azka Habibie Al Izzan, Peraih Medali Emas ‎ limpiade Cerdas cermat IPA tingkat SD kelas 5-6 ‎Tingkat Nasional dengan  penyelenggara Ganesha Olimpiade
  3. Siti Fatimah, Juara 2 ‎Lomba TARI kategori B‎ dengan penyelenggara Windyas Club

 

Prestasi tersebut semakin menambah deretan kebanggaan MI Nurul Huda 1 Malang. Madrasah terus berkomitmen memberikan ruang dan dukungan bagi para santri untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

 

Selamat kepada 13 Santri Pramuka Garuda MI Nurul Huda 1 Malang!

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus berjuang, berlatih, dan mengukir prestasi demi masa depan yang gemilang. (by.ImsyMinuhu1Mlg)

 

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *